
Pada tanggal 21 Oktober 2024, SMKN 1 Singosari menjadi tuan rumah dalam acara Evaluasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan advokasi Program Tracer Study yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kurikulum, serta Bendahara BOS dan Operator ARKAS dari SMK dan SMKS di wilayah Kabupaten Malang.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Dr. Arif Firdausi, A., M.Pd, selaku Ketua Tim Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Dalam sambutannya, Dr. Arif menekankan pentingnya data dalam perencanaan pendidikan yang efektif dan pengukuran kualitas pendidikan vokasi. Beliau juga menjelaskan bahwa Tracer Study merupakan alat yang berguna untuk melacak alumni, membantu institusi dalam memahami dampak pendidikan terhadap karir lulusan, serta mengidentifikasi area perbaikan yang diperlukan.

Pelaksanaan Evaluasi PBD bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta mengenai teknik perencanaan yang berbasis data. Dengan pendekatan ini, diharapkan sekolah-sekolah dapat menyusun program yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan siswa serta tuntutan industri. Materi yang disampaikan meliputi cara pengumpulan dan analisis data, pengembangan indikator keberhasilan, serta implementasi rencana perbaikan.

Program Tracer Study juga menjadi fokus utama dalam acara ini. Peserta diajarkan tentang metodologi pelaksanaan tracer study, pengumpulan data alumni, serta cara memanfaatkan hasil penelitian untuk pengembangan program pendidikan. Dengan informasi yang tepat dari alumni, sekolah dapat melakukan penyesuaian kurikulum agar lebih relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan tenaga kerja saat ini.

Acara ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antar institusi pendidikan di Kabupaten Malang dan mendorong implementasi perencanaan berbasis data yang lebih efektif dalam pendidikan vokasi. Dengan demikian, SMK dan SMKS di wilayah ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Malang.





