Peringati Isra Mi’raj 1447 H, SMKN 1 Singosari Ajak Warga Sekolah Bertransformasi Menjadi Pribadi Lebih Baik
i3

SMK Negeri 1 Singosari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Hanggar sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dan antusias.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Momentum Transformasi Diri Menuju Pribadi yang Lebih Baik”. Tema tersebut diangkat sebagai pengingat bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan sarana refleksi spiritual untuk memperbaiki kualitas iman, akhlak, dan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMKN 1 Singosari. Dalam sambutannya, Bapak Sumariadi, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai pedoman dalam membentuk karakter siswa yang religius.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, saya berharap seluruh warga SMKN 1 Singosari mampu melakukan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar beliau.

Acara dilanjutkan dengan Mahalul Qiyam oleh siswa Ektrakurikuler Badan Dakwah Islam SMKN 1 Singosari. Sebelum memasuki acara inti tausiah, seluruh warga sekolah mengikuti Istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Mukidin, M.Pd. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana khusyuk sebagai bentuk permohonan ampunan, keberkahan, serta harapan agar seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter di SMKN 1 Singosari senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT. Istighosah ini juga menjadi sarana refleksi diri bagi siswa untuk menata niat dan memperkuat spiritualitas sebelum menerima tausiah.

Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Guru Pendidikan Agama Islam SMKN 1 Singosari Bapak Ahmad Rodhi, S.Pd. I. Dalam tausiah tersebut disampaikan makna mendalam perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya terkait perintah salat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan karakter umat Islam. Guru agama tersebut menekankan bahwa salat yang dijalankan dengan baik akan membentuk pribadi yang berakhlak mulia, mampu mengendalikan diri, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya kedekatan dengan Allah SWT sebagai fondasi perubahan diri. Jika salat kita baik, maka perilaku dan sikap kita dalam belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan sesama juga akan menjadi lebih baik,” tutur beliau dalam tausiah.

Melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini, SMKN 1 Singosari berharap seluruh warga sekolah dapat menjadikannya sebagai momentum evaluasi dan transformasi diri, sehingga nilai-nilai religius dapat terinternalisasi dalam kehidupan akademik dan keseharian siswa. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan kelancaran seluruh program pendidikan SMKN 1 Singosari di tahun 2026.

Tinggalkan komentar