Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Lakukan Monev Pelaksanaan Pra-SPMB di SMKN 1 Singosari
WhatsApp Image 2025-06-22 at 21.39.53 (1)

Singosari, 9 Juni 2025 — Di tengah suasana cuti bersama nasional, SMKN 1 Singosari tetap melaksanakan pelayanan pra pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan surat edaran resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang menegaskan pentingnya kontinuitas layanan pendidikan, termasuk pada hari libur bersama.

Layanan pra pendaftaran ini mencakup pengambilan PIN, verifikasi data, dan validasi dokumen, yang merupakan tahapan wajib bagi seluruh calon peserta didik jenjang SMK. Untuk memastikan pelaksanaan layanan berjalan optimal, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Ibu Indiyah Nurhidati, M.Pd., melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) langsung ke SMKN 1 Singosari.

Dalam kegiatan Monev tersebut, Ibu Indiyah meninjau sejumlah titik layanan, mulai dari bagian informasi, loket pengambilan PIN, meja verifikasi data, hingga ruang validasi dokumen. Beliau juga berinteraksi dengan para calon peserta didik dan orang tua/wali yang hadir, guna memastikan pelayanan diberikan secara ramah, cepat, dan informatif meskipun dilaksanakan di hari libur.

Tujuan utama dari kegiatan Monev ini adalah untuk memastikan sekolah benar-benar menjalankan layanan pra-SPMB sesuai ketentuan, serta memberikan kemudahan akses layanan pendidikan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya lulusan SMP/MTs sederajat yang hendak melanjutkan ke jenjang SMK.

Kepala SMKN 1 Singosari bersama tim panitia SPMB menyambut baik kehadiran beliau dan menjelaskan bahwa sejak awal pihak sekolah telah menyiapkan panitia khusus dari berbagai lini, seperti informasi, pelayanan, operator, hingga verifikasi data, guna menjamin kelancaran pelaksanaan pra pendaftaran yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 13 Juni 2025.

Sesuai regulasi, calon peserta didik SMK wajib melampirkan hasil tes kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah, terutama tes buta warn, karena beberapa kompetensi keahlian di bidang teknik tidak memperbolehkan peserta didik dengan kondisi buta warna untuk alasan keselamatan dan akurasi kerja di masa depan.

Pelaksanaan Monev ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara Dinas Pendidikan Wilayah dan SMKN 1 Singosari dalam menciptakan proses penerimaan murid baru yang terbuka, akuntabel, dan berkualitas. Kehadiran langsung pimpinan cabang dinas juga menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh panitia untuk memberikan pelayanan terbaik. Semoga seluruh rangkaian proses SPMB Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMKN 1 Singosari berjalan dengan lancar dan sukses, serta menghasilkan peserta didik baru yang siap berprestasi dan berkembang di bidang keahlian pilihan mereka.

Tinggalkan komentar