Tracer Study 2025: Menelusuri Jejak Lulusan SMKN 1 Singosari dan Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan
Picture2

Pada tanggal 5 Agustus 2025 dilaksanakan koordinasi terkait dengan program kemendikbud yaitu Tracer Study yang merupakan kegiatan penting yang dilakukan SMKN 1 Singosari dalam rangka menelusuri jejak lulusan, khususnya angkatan tahun 2023/2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait aktivitas alumni setelah lulus, baik yang bekerja, melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, maupun memilih jalur wirausaha. Melalui Tracer Study, sekolah dapat memetakan keberhasilan lulusan di dunia kerja sekaligus mengevaluasi relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.

Pada tahun 2025, SMKN 1 Singosari menyelenggarakan Tracer Study dengan melibatkan seluruh manajemen yaitu Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab dan seluruh wakil Kepala Sekolah, Kepala Konsentrasi Keahlian dan Wali Kelas angkatan 2023/2024 sebagai tim pendukung utama. Peran mereka sangat krusial, karena memiliki kedekatan emosional dengan alumni serta mengetahui latar belakang siswa secara lebih detail. Dukungan dari Kepala Konsentrasi Keahlian membantu memastikan data yang dikumpulkan sesuai bidang kompetensi masing-masing, sedangkan Wali Kelas berperan aktif dalam menghubungi alumni, memotivasi mereka untuk berpartisipasi, serta memastikan validitas informasi yang diterima. Hasil Tracer alumni tahun 2022 sebanyak 72% dari 772 siswa yang mengisi dan alumni tahun 2023 sebanyak 96,7 % dari 749 siswa dan alumni tahun 2024 optimis bisa 100%.

Hasil Tracer Study tahun 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan SMKN 1 Singosari telah terserap di dunia usaha dan dunia industri (DUDI), baik di sektor manufaktur, otomasi, pariwisata, maupun teknologi informasi. Sebagian lainnya memilih untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, sementara sejumlah alumni memutuskan untuk berwirausaha secara mandiri. Data ini menunjukkan bahwa lulusan SMKN 1 Singosari memiliki fleksibilitas dan daya saing tinggi dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Selain memetakan kondisi alumni, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai masukan penting dari pengguna lulusan (user). Beberapa catatan dari industri di antaranya adalah perlunya peningkatan keterampilan komunikasi, penguasaan bahasa asing, serta penguatan soft skills seperti kerja tim dan manajemen waktu. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian kurikulum.
Pada tanggal 22 Agustus 2025, SMKN 1 Singosari mendapat kehormatan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV). Dalam kesempatan ini, sekolah diwakili oleh Ibu Indah Nursanti, Waka Humas/Hubin, yang menyampaikan praktik baik (best practice) pelaksanaan Tracer Study di SMKN 1 Singosari.

Dalam paparannya, disampaikan bahwa capaian pengisian Tracer Study alumni SMKN 1 Singosari mencapai 96,7%. Angka ini menunjukkan komitmen dan keseriusan sekolah dalam melaksanakan penelusuran lulusan, sekaligus menggambarkan tingkat partisipasi alumni yang sangat tinggi. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara seluruh stakeholder sekolah, mulai dari kepala sekolah, waka, kepala konsentrasi keahlian, wali kelas, guru, hingga unit Bursa Kerja Khusus (BKK).
Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Bapak Dr. Wardani Sugiyanto, mantan Direktur PSMK, yang memberikan penghargaan tinggi atas dedikasi SMKN 1 Singosari dalam membangun sistem tracer study yang efektif. Menurut beliau, pencapaian ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengoptimalkan peran tracer study sebagai alat evaluasi mutu pendidikan vokasi.
Keikutsertaan SMKN 1 Singosari sebagai narasumber di tingkat nasional ini menjadi bukti nyata kontribusi sekolah dalam penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan komitmen yang terus dijaga, SMKN 1 Singosari siap melanjutkan praktik baik ini demi peningkatan kualitas lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.
Dengan dukungan penuh dari Kepala Konsentrasi Keahlian, Wali Kelas, serta seluruh stakeholder sekolah, Tracer Study tahun 2025 diharapkan menjadi dasar kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 1 Singosari. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era industri 4.0 dan society 5.0.

Tinggalkan komentar