
Malang, 23 Januari 2026 – SMK Negeri 1 Singosari melaksanakan kegiatan Penjaringan Tahfidz Al-Qur’an sebagai langkah awal dalam persiapan sertifikasi tahfidz bagi siswa-siswi yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung penguatan karakter religius serta pengembangan potensi spiritual peserta didik.

Penjaringan tahfidz diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai jenjang kelas dan konsentrasi keahlian yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an dengan jumlah juz tertentu. Proses penjaringan dilakukan melalui uji hafalan dan kelancaran bacaan yang dinilai langsung oleh tim penguji, meliputi aspek tajwid, makhraj, kelancaran, dan ketepatan hafalan.
Melalui kegiatan ini, sekolah melakukan pemetaan awal terhadap kemampuan tahfidz siswa sebagai dasar pembinaan lanjutan. Siswa yang lolos penjaringan akan mendapatkan pendampingan intensif sebagai persiapan mengikuti sertifikasi tahfidz, baik pada tingkat internal sekolah maupun lembaga mitra yang berwenang.

Koordinator kegiatan sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMKN 1 Singosari Bapak Ahmad Rodhi, S.Pd. I, menyampaikan bahwa kegiatan penjaringan ini sangat penting untuk memastikan kualitas hafalan siswa sebelum mengikuti sertifikasi. “Penjaringan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan riil siswa, baik dari segi kelancaran hafalan maupun ketepatan tajwidnya. Setelah ini, siswa akan kami dampingi secara lebih terarah agar siap mengikuti sertifikasi tahfidz dengan hasil yang optimal,” ungkap beliau.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul secara kompetensi dan berkarakter.
Dengan terselenggaranya penjaringan tahfidz Al-Qur’an ini, SMKN 1 Singosari berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya siap bersaing di dunia kerja dan pendidikan lanjutan, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.




