
SMK Negeri 1 Singosari berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan bagi calon lulusan SMK Bidang Konstruksi yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian Pekerjaan Umum. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Selasa – Rabu, 27 – 28 Januari 2026, secara daring melalui Microsoft Teams dan diikuti oleh siswa-siswi Jurusan Teknik Alat Berat (TAB), Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP), Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), dan Jurusan Teknik Geomatika SMKN 1 Singosari.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah SMK dari Jawa Timur yang memiliki kompetensi keahlian bidang konstruksi, antara lain SMKN Winongan Pasuruan, SMKN 1 Lumajang, SMKN 2 Jember, SMKN 1 Sidoarjo, SMKN 1 Singosari, SMKN 11 Kota Malang, dan SMKN 6 Malang. Kegiatan pemberian kompetensi tambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing lulusan SMK, khususnya pada bidang konstruksi, agar memiliki bekal kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri jasa konstruksi. Melalui program ini, siswa mendapatkan penguatan pengetahuan, pemahaman standar kerja, serta wawasan terkait regulasi dan praktik profesional di sektor konstruksi.

SMKN 1 Singosari mengikuti kegiatan tersebut di aula sekolah sebagai pusat kegiatan daring, sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian materi dengan tertib dan optimal. Seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut nampak antusias, dengan didampingi oleh guru pembimbing dari kompetensi keahlian.

Pada saat pembukaan kegiatan, Bapak Sumariadi, S.Pd., M.M., Kepala SMKN 1 Singosari berkesempatan menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian Pekerjaan Umum, atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 1 Singosari sebagai salah satu sekolah peserta. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai upaya menjembatani kompetensi yang diperoleh siswa di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia kerja, khususnya di sektor jasa konstruksi.

“Melalui kegiatan pemberian kompetensi tambahan ini, kami berharap siswa SMKN 1 Singosari, khususnya calon lulusan bidang konstruksi, memiliki nilai tambah berupa pemahaman standar dan budaya kerja profesional sehingga lebih siap bersaing di dunia industri maupun dunia usaha,” ujar beliau saat sambutan daring berlangsung.
Partisipasi SMKN 1 Singosari dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, dalam menyiapkan sumber daya manusia konstruksi yang kompeten, profesional, dan siap bersaing. Diharapkan, melalui kegiatan ini, lulusan SMKN 1 Singosari tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi tambahan yang dapat menjadi nilai lebih saat memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.



