
Toyota Technical Education Program (T-TEP) adalah sebuah inisiatif yang dikembangkan oleh Toyota untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi generasi muda di bidang otomotif. Program ini merupakan bentuk komitmen Toyota dalam mendukung pendidikan vokasi dengan menyediakan pelatihan langsung dan kurikulum berbasis industri. Kelas industri Toyota T-TEP dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya dalam industri otomotif.

Pada Hari Jum’at, 23 Agustus 2024 mengadakan Kegiatan Sosialisasi Kelas Industri Toyota T-Tep Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan Wali Murid XI TKR yang telah lolos Seleksi dari 96 siswa menjadi 36 siswa. Pada Pertemuan ini dihadiri Waka Urusan Humas Ibu Indah Nursanti, Beliau menyampaikan terkait dengan Kerjasama Toyota dengan SMK Negeri 1 Singosari diawali di Tahun 1991 sampai sekarang, dalam bentuk Sinkronisasi kurikulum, Magang guru, Bantuan Sarana Praktek, Praktek kerja Lapangan siswa dan rekruitment karyawan. Serta Komitmen sekolah termasuk anak didik harus mengikuti dengan baik kerjasama Industri Toyota T-Tep agar Program serta kerjasama terus berlanjut sehingga dapat mengantarkan siswa untuk bekerja dan sukser di karirnya. Termasuk komitmen di kelas Industri Toyota, siswa siap ditempatkan PKL dan bekerja di Cabang Toyota Indonesia.
Sesi berikutnya Kepala konsentrasi keahlian Bapak Mulyono, menyampaikan tentang Apa Itu Toyota T-TEP?
Toyota Technical Education Program (T-TEP) adalah program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Toyota bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan vokasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar siap bekerja di industri otomotif dengan memberikan pelatihan yang berbasis pada standar Toyota. Melalui T-TEP, siswa belajar tentang teknologi terbaru dalam dunia otomotif, perawatan kendaraan, serta keterampilan teknis yang diperlukan untuk bekerja di bengkel dan pusat layanan resmi Toyota.

Mengapa Toyota T-TEP Penting?
1. Link and Match dengan Industri: Toyota T-TEP memastikan bahwa materi pelatihan dan pendidikan yang diberikan selaras dengan kebutuhan industri otomotif saat ini. Hal ini membantu mengurangi kesenjangan antara pengetahuan yang diperoleh di bangku pendidikan dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
2. Peningkatan Keterampilan: Melalui kurikulum yang dirancang oleh para ahli di Toyota, siswa mendapatkan pelatihan langsung yang meliputi perawatan kendaraan, diagnosa masalah, dan perbaikan mesin. Program ini juga mencakup teknologi terbaru seperti hybrid dan electric vehicle (EV), sehingga siswa selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi otomotif.
3. Fasilitas dan Peralatan Modern: Institusi yang menjadi mitra dalam program T-TEP dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang sesuai dengan standar Toyota. Ini termasuk ruang praktik yang modern, peralatan diagnostik, dan kendaraan model terbaru untuk keperluan pelatihan. Hal ini memastikan bahwa siswa dapat belajar dan berlatih menggunakan peralatan yang sama dengan yang digunakan di bengkel resmi Toyota.
4. Sertifikasi yang Diakui Industri: Setelah menyelesaikan program T-TEP, siswa akan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh Toyota. Sertifikasi ini memberikan nilai tambah bagi siswa saat mencari pekerjaan, karena merupakan bukti bahwa mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri otomotif global.
5. Peluang Karier yang Lebih Luas: Lulusan program T-TEP memiliki peluang karier yang lebih besar, tidak hanya di bengkel atau dealer resmi Toyota, tetapi juga di berbagai perusahaan otomotif lainnya. Mereka juga lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja karena telah dibekali dengan pengetahuan praktis dan keterampilan teknis yang relevan.
Komponen Kelas Industri Toyota T-TEP
1. Kurikulum Berbasis Kompetensi: Kurikulum yang digunakan dalam T-TEP dirancang untuk memenuhi standar kompetensi industri otomotif. Materi pelajaran mencakup berbagai aspek teknis seperti sistem kelistrikan kendaraan, sistem mesin, transmisi, suspensi, dan pemeliharaan kendaraan secara umum.
2. Pelatihan Instruktur: Instruktur yang mengajar dalam program T-TEP telah menjalani pelatihan khusus oleh Toyota. Mereka tidak hanya menguasai teori tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam menangani berbagai masalah teknis pada kendaraan Toyota. Ini memastikan bahwa pengajaran yang diberikan selalu relevan dan berkualitas tinggi.
3. Pendekatan Praktis dan Teoritis: Pembelajaran dalam program T-TEP menggabungkan teori dengan praktik. Siswa tidak hanya mempelajari konsep di dalam kelas, tetapi juga menerapkannya langsung di bengkel yang disediakan. Ini memberikan pemahaman yang mendalam dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh.
4. Kemitraan dengan Sekolah: Toyota bekerja sama dengan berbagai sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan program T-TEP. Kemitraan ini mencakup pengembangan kurikulum, pelatihan instruktur, dan penyediaan fasilitas pelatihan yang sesuai dengan standar Toyota.
Bu Sri Sumiati selaku Koordiantor BKK juga menyampaikan terkait dengan persiapan kesehatan, mental dan karakter yang baik sangat diperlukan untuk persiapan bergabung di Industri disamping pengetahuan dan ketrampilan.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan Bimbingan Konseling yang disampaikan oleh ibu Titin Sumartingingsih menghimbau walimurid untuk memberikan dukungan dan support dari keluarga agar putra-putrinya nyaman dalam belajar di rumah dan dapat menyesuaikan di lingkungan.

Semoga kerjasama Toyota T-Tep ini terus berlanjut dan menghasilkan tenaga mekanik yang handal dan tangguh sehingga memenuhi kebutuhan industri khususnya di TOYOTA.




