
Singosari, 5 November 2025 — SMK Negeri 1 Singosari kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kolaborasi antara sekolah, industri, dan orang tua melalui kegiatan Sosialisasi Program Teknik Alat Berat yang diikuti oleh orang tua atau wali peserta didik kelas X TAB 1 dan X TAB 2. Kegiatan ini digelar sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai pelaksanaan pembelajaran berbasis industri yang diterapkan di jurusan Teknik Alat Berat.
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa dukungan orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan kejuruan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan orang tua dapat memahami secara lebih mendalam arah dan tujuan dari program keahlian Teknik Alat Berat, termasuk peluang karier yang dapat diraih lulusan di dunia industri.

Para peserta sosialisasi mendapatkan penjelasan mengenai struktur kurikulum, kegiatan praktik yang dilaksanakan di bengkel alat berat sekolah, hingga program link and match dengan berbagai perusahaan. Program tersebut merupakan implementasi nyata dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga etos kerja dan disiplin tinggi yang dibutuhkan oleh dunia industri.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai fasilitas praktik yang dimiliki oleh SMKN 1 Singosari. Jurusan Teknik Alat Berat memiliki peralatan praktik lengkap seperti hydraulic excavator, bulldozer dll yang digunakan siswa untuk mempelajari sistem kerja dan perawatan alat berat secara langsung. Dengan fasilitas yang memadai, siswa dapat belajar secara kontekstual sesuai dengan standar industri.
Pihak sekolah juga menjelaskan berbagai bentuk kerja sama dengan perusahaan mitra seperti PT Trakindo Utamadan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kelas industri, program magang, hingga peluang rekrutmen langsung bagi siswa yang berprestasi. Hal ini mempertegas peran SMKN 1 Singosari sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, orang tua diajak untuk turut berperan aktif dalam memberikan motivasi dan pengawasan terhadap putra-putrinya. Dukungan emosional dan kedisiplinan dari rumah diharapkan mampu memperkuat karakter siswa agar lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran berbasis industri. Sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci penting dalam mewujudkan lulusan yang unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMKN 1 Singosari juga menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi. Sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan teknis, tetapi juga pada penguatan karakter, keselamatan kerja, serta kesiapan mental siswa dalam menghadapi dunia industri yang sesungguhnya.





