ASOSIASI BUMA KELAS INDUSTRI DAN TRAINING OF TRAINER BAGI PARA GURU PENGAJAR BUMA SCHOOL
foto edit

PT Bukit Makmur Mandiri Utama atau yang biasa disebut PT BUMA merupakan salah satu industri yang bergerak di sektor pertambangan batubara. PT BUMA telah menjalin Kerjasama dengan beberapa sekolah smk di Indonesia. Salah satu sekolah yang bekerja sama adalah SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang dan merupakan satu-satunya sekolah SMK di Jawa Timur yang bekerja sama dengan PT BUMA.

Tepat pada tanggal 7-9 September 2022, PT BUMA mengadakan pertemuan dengan sekolah binaannya di daerah Semarang Jawa Tengah. Sekolah-sekolah yang telah bergabung dengan Buma School masuk sebagai anggota ABKI atau Asosiasi Buma Kelas Industri. Beberapa sekolah tersebut diantaranya adalah SMKN 1 Singosari, SMKN 1 Balikpapan, SMKN 1 Blora, SMKN Jateng, SMKN 1 Magelang, SMKN 1 Semarang, SMKN 1 Simpang Empat, SMKN 2 Cilacap, SMKN 2 Cimahi, SMKN 3 Tanah Grogot, SMKN 5 Makassar, SMKN 5 Sidrap, SMKN 6 Bandung, SMKN 6 Berau, SMKS Tabalong, SMKS Warga Solo, dan SMKS Muhamdiyah Berau.

Foto Bersama Setelah Agenda Pertemuan Abki (Meeting Room Ibis Hotel Simpang Lima)

Agenda selama tiga hari tersebut dibagi menjadi dua yakni agenda TOT (Training of Trainer) untuk para pengajar Buma School (setiap sekolah diwakili satu guru) dan agenda pertemuan ABKI untuk rapat evaluasi dan update tentang Buma School yang dihadiri oleh Koordinator Buma School dan Kepala Sekolah. Dua agenda ini dilaksanakan di tempat yang berbeda yakni SMKN Jateng untuk agenda TOT dan Meeting Room Ibis Hotel Simpang Lima untuk agenda pertemuan ABKI. Pada dua agenda tersebut SMKN 1 Singosari menugaskan Ibu Wahyu Puspa Wijaya, S.Pd. sebagai perwakilan Guru Pengajar Buma School. Kemudian Bapak Doni Tri Prasetiyo, M.Pd. sebagai Koordinator Kelas Buma dan tentunyan Bapak Dr. Suharto, M.Pd selaku Kepala SMKN 1 Singosari.

Isi dari dua agenda tersebut sejatinya sama yakni pihak PT BUMA ingin melakukan update permasalahan lapangan dan kesenjangan apa saja yang terjadi di lapangan selama pelaksanaan Buma School serta pemberian informasi terbaru terkait Buma School. Pembahasan permasalahan dan kesenjangan lapangan dibahas dalam agenda TOT dan dilanjutkan dengan sharing atau diskusi secara forum besar, serta diakhiri dengan agenda asesmen guru pengajar kelas BUMA. Asesmen ini bertujuan untuk menilai teknis pengajaran, penguasaaan materi, dan persamaan presepsi mengajar antara satu instruktur dengan instruktur yang lain. Sedangkan untuk agenda pertemuan ABKI, Koordinator dan Kepala Sekolah focus pada agenda pertemuan update dan rencana pelaksanaan BUMA School ke depan, termasuk juga menindaklanjuti hasil diskusi forum tentang permsalahan lapangan yang sudah dibahas oleh para guru di agenda TOT.

Pelaksanaan Tot Bersama Para Perwakilan Pengajar Buma School

Hasil dari dua agenda ini secara keseluruhan dapat ditarik kesimpulan baik pihak PT BUMA dan sekolah (dalam hal ini guru pengajar, koordinator, dan kepala sekolah) sama-sama mendapatkan info update lapangan dan juga menyusun rencan berkelanjutan kerjasama yang efektif untuk pelaksanaan Buma School di tahun-tahun yang akan datang

Satu pemikiran pada “<strong>ASOSIASI BUMA KELAS INDUSTRI DAN TRAINING OF TRAINER BAGI PARA GURU PENGAJAR BUMA SCHOOL</strong>”

Tinggalkan komentar