Mewujudkan Demokrasi di Sekolah: SMKN 1 Singosari Gelar P5 Bertema Suara Demokrasi bersama Dosen Universitas Malang
Picture2

Singosari, 14 Mei 2025 — SMK Negeri 1 Singosari terus berkomitmen mengembangkan karakter siswa melalui pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pada kesempatan kali ini, tema yang diangkat adalah “Suara Demokrasi”, yang diikuti oleh siswa-siswi pengurus organisasi sekolah seperti KPUS, MPK, dan OSIS periode 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Singosari ini menghadirkan narasumber Bapak Abd. Mu’id Aris Shofa, S.Pd., M.Sc., dosen Program Studi PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Dalam pembekalannya, Bapak Mu’id menyampaikan pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan berorganisasi di sekolah. Ia menekankan bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih dan dipilih, tetapi juga soal membangun kepemimpinan yang adil, terbuka, dan bertanggung jawab. Menurut beliau, demokrasi di sekolah adalah latihan terbaik untuk menjadi warga negara yang kritis, beretika, dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap prinsip-prinsip demokrasi, membentuk pengurus organisasi yang mampu menjalankan perannya secara profesional, serta menumbuhkan karakter kepemimpinan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini juga bertujuan mewujudkan kelembagaan organisasi siswa yang partisipatif, sehat, dan berorientasi pada semangat gotong royong.

Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi diajak berdialog dan mengikuti simulasi pengambilan keputusan secara demokratis. Proses ini menjadi pembelajaran kontekstual yang sejalan dengan dimensi karakter pelajar Pancasila, seperti berpikir kritis, bergotong royong, dan menghargai keberagaman. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teori, tetapi juga mempraktikkannya langsung dalam konteks kehidupan sekolah.
Melalui kegiatan P5 ini, SMKN 1 Singosari berharap para pengurus organisasi siswa mampu menjadi motor penggerak budaya demokrasi yang sehat di sekolah. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi individu yang berintegritas, cakap dalam kepemimpinan, serta siap menjadi bagian dari masyarakat demokratis di masa depan.

Tinggalkan komentar