PARTISIPASI M. ZIDAN RIFQI DALAM LOMBA AKITO 2025 PADA BIDANG BASIC MEASURING TOOL
AK1

Pada tanggal 20 November 2025, siswa SMKN 1 Singosari dari Jurusan Teknik Pengelasan, M. Zidan Rifqi, mengikuti kompetisi AKITO 2025 (All Komatsu Indonesia Technical Olympiad) pada bidang Basic Measuring Tool. Kegiatan ini merupakan salah satu ajang pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh Komatsu Indonesia untuk mendorong kemampuan teknis dan pemahaman standar industri alat berat bagi siswa sekolah vokasi di seluruh Indonesia.

AKITO 2025 merupakan kompetisi teknis yang dirancang untuk menguji berbagai kemampuan dasar yang menjadi fondasi dalam dunia teknik, termasuk ketelitian, pengukuran, problem-solving, serta penerapan prinsip keselamatan kerja. Pada bidang Basic Measuring Tool, peserta diuji dalam penggunaan alat ukur presisi yang menjadi bagian penting dalam pekerjaan teknik, terutama pada sektor manufaktur dan teknik pengelasan.

Dalam cabang lomba ini, peserta harus mampu mengoperasikan berbagai alat ukur seperti jangka sorong, micrometer, depth gauge, dan alat ukur lainnya dengan akurasi tinggi. Selain kemampuan teknis, peserta dituntut memahami prosedur kerja yang benar agar hasil pengukuran sesuai dengan standar industri Komatsu. Aspek ketelitian menjadi salah satu poin penting dalam penilaian, sehingga peserta harus bekerja secara fokus dan sistematis.

Keikutsertaan Zidan dalam AKITO 2025 menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajarinya di sekolah ke dalam konteks kompetisi industri. Ia berlatih menghadapi tantangan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dunia kerja, seperti mengukur komponen secara presisi, menganalisis hasil pengukuran, dan memastikan kesesuaian ukuran dengan standar yang ditetapkan.

Selama proses kompetisi, Zidan mendapatkan pengalaman baru terkait praktik pengukuran presisi yang sangat penting dalam dunia Teknik Pengelasan. Pengalaman tersebut turut memperkuat pemahaman mengenai pentingnya ketelitian dalam setiap tahap pekerjaan, terutama ketika berhadapan dengan komponen yang membutuhkan tingkat akurasi tinggi.

Di samping itu, partisipasi dalam AKITO memberikan kesempatan bagi Zidan untuk melatih kemampuan bekerja di bawah tekanan. Situasi kompetisi menuntut peserta untuk bekerja cepat sekaligus tetap teliti, sehingga kemampuan mengelola waktu dan menjaga konsentrasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Keterampilan ini sangat relevan dengan dunia industri yang menuntut efisiensi dan ketepatan kerja.

Bagi Zidan, mengikuti kompetisi ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri dan memperluas wawasannya tentang standar industri alat berat. Ia dapat melihat secara langsung bagaimana industri menerapkan prosedur terbaik dalam pengukuran dan pengendalian kualitas, yang pada akhirnya dapat menjadi bekal penting untuk kariernya di bidang teknik.

Melalui partisipasi dalam AKITO 2025, diharapkan Zidan dapat terus mengembangkan kemampuan teknis dan kesiapan mentalnya dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Pengalaman ini menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan kompetensi diri serta memperkuat pemahaman mengenai pentingnya akurasi, disiplin, dan profesionalisme dalam pekerjaan teknik.

Tinggalkan komentar