PARTISIPASI SISWA SMKN 1 SINGOSARI DALAM AKITO 2025 PENGALAMAN BERHARGA DI AJANG NASIONAL KOMATSU INDONESIA
A4

SMKN 1 Singosari kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan keterampilan siswa melalui partisipasi pada ajang AKITO (All Komatsu Indonesia Technical Olympiad) 2025 pada tanggal 3 November 2025. Kompetisi berskala nasional ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan teknis serta memahami lebih dalam standar kerja industri alat berat. Partisipasi ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

AKITO merupakan All Komatsu Indonesia Technical Olympiad, yaitu sebuah kompetisi teknis nasional yang diselenggarakan oleh Komatsu Indonesia sebagai ajang pengujian kemampuan di bidang mekanikal, elektrikal, hidrolik, dan troubleshooting alat berat. Tantangan yang diberikan dalam kompetisi ini dibuat berdasarkan permasalahan nyata di industri, sehingga peserta tidak hanya diuji dalam pemahaman teori, tetapi juga dalam kemampuan menganalisis dan menyelesaikan masalah secara cepat, tepat, dan aman.

Pada pelaksanaan AKITO 2025, SMKN 1 Singosari mengirimkan empat siswa dari Jurusan Teknik Pengelasan, yaitu Aldino Rizqi Ramadhan (XI TP 2), Septyo Putra Samudra (XII TP 1), Muhammad Rafi Abdul Ghani (XI TP 2), dan Muhammad Joan Ronald Riviansyah (XI TP 2). Dari keempat peserta tersebut, Aldino dan Septyo ditunjuk sebagai siswa yang maju bertanding, sedangkan Rafi dan Joan hadir sebagai spectator untuk mengamati jalannya kompetisi serta memahami pola tantangan yang diberikan.

Sebelum mengikuti kegiatan, para siswa menjalani persiapan melalui bimbingan intensif bersama guru pembimbing. Materi persiapan meliputi pemahaman sistem dasar alat berat, analisis komponen mekanik, penerapan keselamatan kerja, hingga simulasi penyelesaian masalah teknis. Persiapan ini diharapkan membantu siswa lebih siap ketika menghadapi soal-soal berstandar industri pada saat kompetisi berlangsung.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan AKITO 2025, para peserta memperoleh banyak pembelajaran baru terkait praktik industri alat berat yang digunakan oleh Komatsu Indonesia. Mereka belajar membaca diagram teknis, memahami prosedur kerja aman, serta mengobservasi bagaimana prinsip kerja alat berat diterapkan dalam situasi nyata. Para peserta mengikuti lomba ini dengan penuh antusias dan memperoleh pemahaman baru yang dapat menjadi bekal pengembangan kompetensi mereka.

Kehadiran Rafi dan Joan sebagai spectator juga memiliki peran penting. Dengan mengamati langsung jalannya kompetisi, mereka dapat memahami alur penilaian, jenis tantangan yang dihadapi peserta, dan strategi penyelesaian masalah yang digunakan. Pengalaman observasi ini menjadi modal awal bagi mereka apabila berkesempatan mengikuti AKITO di tahun berikutnya.

Selain aspek teknis, kegiatan AKITO turut memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter siswa. Mereka belajar untuk disiplin, teliti, mampu berpikir analitis, serta mengelola tekanan dengan baik. Hal ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang membutuhkan ketelitian dan kemampuan pemecahan masalah yang tinggi.

Dengan keikutsertaan dalam AKITO 2025, SMKN 1 Singosari berharap pengalaman ini dapat memotivasi lebih banyak siswa untuk meningkatkan kemampuan teknis dan berani mengikuti kompetisi serupa di masa depan. Partisipasi ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperluas wawasan siswa mengenai dunia industri alat berat serta memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

Tinggalkan komentar