
Malang, 16 September 2025 – SMK Negeri 1 Singosari menyelenggarakan rapat wali kelas dengan agenda sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan pengelolaan data murid pada bertempat di Ruang Auditorium SMK Negeri 1 Singosari.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri 1 Singosari, Bapak Sumariadi, S.Pd.,MM., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS). Seluruh wali kelas X, XI dan XII hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung persiapan akademik siswa.

Dalam sambutannya Bapak Sumariadi, S.Pd.,MM,. menyampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu instrumen penting untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara objektif. Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah sistem asesmen baru untuk mengukur capaian akademik peserta didik, menggantikan Ujian Nasional (UN). Melalui tes ini, sekolah dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa di berbagai bidang pelajaran, sehingga program tindak lanjut dapat dirancang dengan lebih tepat sasaran.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menghimbau wali kelas XII berperan aktif menyampaikan informasi kepada siswa dan orang tua mengenai jadwal dan teknis pelaksanaan. Selain itu, wali kelas juga diminta memberikan motivasi serta arahan strategi belajar efektif agar siswa lebih siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), terlebih murid kelas XII sedang mempuh Praktik Kerja Lapangan (PKL) sekarang.

SMK Negeri 1 Singosari mengagendakan untuk mengadakan kelas pendampingan atau bimbingan belajar tambahan bagi murid Kelas XII sebagai persiapan menghadapi Tesk kemampuan Akademik (TKA). Bimbingan belajar dijadwalkan dilaksanakan setiap hari sabtu, mengingat murid kelas XII sedang mempuh Praktik Kerja Lapangan (PKL) sekarang.

Agenda rapat juga menekankan pentingnya pengelolaan data murid yang akurat dan terkini. Seluruh wali kelas diminta melakukan pengecekan dan pembaruan kesesuaian data administrasi murid meliputi Akta kelahiran, Kartu Keluarga, Ijazah SD dan SMP secara berkala. Data tersebut akan menjadi dasar pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) murid.





