PEMBELAJARAN TATAP MUKA? KAMI SIAP
IMG-20210923-WA0009

Terhitung sejak tanggal 21 September 2021, secara resmi SMK Negeri 1 Singosari sudah memulai pembelajaran secara luring/tatap muka meski hanya dengan kapasitas 50% di setiap kelasnya. Dengan diberlakukannya kembali pembelajaran secara luring ini membawa dampak yang sangat luar biasa atas kerinduan pendidik maupun peserta didik untuk kembali berjumpa dalam momen yang luar biasa untuk bertukar ilmu dan pengalaman.

Walaupun trend yang terpapar sudah melandai, pandemi ini belum berakhir, masih dimungkinkan adanya penyebaran virus gelombang 3 apabila siswa melakukan eforia dengan mengabaikan protokol covid-19. Kabupaten Malang yang sudah berada pada level 2, menjadikan sekolah memberanikan diri untuk melakukan kembali aktivitas pembelajaran secara tatap muka walaupun hanya dengan 50 % siswa yang dapat mengikutinya. Kebijakan ini diambil setelah  2155 dari 2424 peserta didik sudah melakukan vaksinasi tahap pertama dan 1059 sudah melakukan vaksin kedua. Dengan kata lain 88,90 %  peserta didik dan 97, 86% tenaga pendidik sudah divaksin artinya kondisi di SMK N 1 Singosari sudah memenuhi kriteria Herb Community (kekebalan kelompok).

Dalam pelaksaan vaksin, sekolah mendapat kepercayaan dari pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan program vaksin 1000 siswa yang diadakan pada tgl 04 Agustus 2021 dan 1 September 2021 serta dari Kapolres Kabupaten Malang bekerjasama dengan Mitra Milenial Polisi dengan 5000 vaksin pada tanggal 22 – 23 September 2021.

Tidak hanya menvaksin peserta didik dan tenaga pendidik saja sekolah juga membentuk Satgas Covid-19 SMK Negeri 1 Singosari yang terdiri dari Guru dan Karyawan serta peserta didik. Mereka bertugas untuk mencegah tersebarnya virus yang sudah mendunia ini dengan terus mengingatkan kepada warga sekolah agar tetap mematuhi protokol kesehatan, pengecekan suhu tubuh di setiap pagi harinya, dan memantau kebutuhan cuci tangan dan handsanitizer di lingkungan sekolah.

Satu pemikiran pada “PEMBELAJARAN TATAP MUKA? KAMI SIAP”

Tinggalkan komentar