
Malang, 19 Februari 2026 – Dalam rangka memperkuat sistem layanan pendampingan peserta didik, Tim Bimbingan dan Konseling (BK) SMKN 1 Singosari melaksanakan kegiatan pengimbasan Pelaksanaan Strategi Pendampingan dan Penanganan Siswa dengan mengusung konsep “7 Jurus BK Hebat”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mendukung perkembangan akademik sekaligus penguatan karakter siswa secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula sekolah ini diikuti oleh seluruh wali kelas, guru mata pelajaran, serta unsur manajemen sekolah. Pengimbasan bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kapasitas guru dalam melakukan pendampingan yang efektif terhadap berbagai dinamika permasalahan peserta didik.
Koordinator Tim BK Bapak Mega Putra Asmara, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa layanan BK bukan hanya berfokus pada penanganan pelanggaran atau permasalahan berat, melainkan juga berorientasi pada upaya preventif dan pengembangan potensi siswa.
“Pendampingan siswa harus dilakukan secara menyeluruh. Kita tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga menjadi fasilitator tumbuh kembang peserta didik agar mampu mencapai potensi terbaiknya,” ujarnya.

konsep “7 Jurus BK Hebat” dirancang sebagai strategi komprehensif yang adaptif terhadap tantangan pendidikan masa kini. Ketujuh jurus tersebut meliputi, pertama deteksi dini permasalahan siswa, yaitu mengidentifikasi potensi kendala akademik, sosial, maupun emosional sejak awal melalui observasi, angket, dan komunikasi intensif. Kedua pendekatan humanis dan empatik, yaitu mengedepankan komunikasi yang hangat, terbuka, dan tidak menghakimi. Ketiga pendampingan akademik terstruktur, yaitu memberikan bimbingan belajar serta motivasi untuk meningkatkan capaian akademik siswa. Keempat penguatan pendidikan karakter, yaitu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kerja sama. Kelima kolaborasi wali kelas dan guru mapel, yaitu membangun sinergi dalam memantau perkembangan siswa secara berkelanjutan. Keenam kemitraan dengan orang Tua/wali, yaitu mengoptimalkan komunikasi dua arah guna menciptakan dukungan yang selaras antara sekolah dan rumah. Ketujuh tindak lanjut dan monitoring berkala, yaitu melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap proses pendampingan yang telah dilakukan.

Tim BK SMKN 1 Singosari Bapak Drs. Tohari, M.Pd., Ibu Novita Karnida Khurri, S.Pd., Gr., Ibu Retno Winarlin, S.Pd., Gr., dan Ibu Dra. Titin Sumartiningsih, M.Psi., secara bergantian memberikan materi kepada bapak/ibu guru. Kegiatan pengimbasan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan studi kasus. Para peserta diberikan contoh kasus nyata yang sering terjadi di lingkungan sekolah, seperti penurunan motivasi belajar, keterlambatan, konflik antar teman, hingga permasalahan kedisiplinan.
Melalui simulasi penanganan kasus, para wali kelas dan guru diajak untuk mempraktikkan langkah-langkah sesuai dengan prinsip 7 Jurus BK Hebat. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, di mana peserta saling berbagi pengalaman serta strategi yang telah diterapkan di kelas masing-masing.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan budaya sekolah yang positif. Dengan kolaborasi yang solid antara Tim BK, wali kelas, guru mata pelajaran, serta dukungan orang tua, diharapkan penanganan siswa dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tetap mengedepankan nilai-nilai pembinaan karakter.
Melalui implementasi konsep “7 Jurus BK Hebat”, sekolah optimis mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif bagi seluruh peserta didik. Pendekatan yang profesional dan humanis diharapkan dapat membantu siswa tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, mandiri, dan bertanggung jawab.
Dengan terselenggaranya kegiatan pengimbasan ini, layanan Bimbingan dan Konseling diharapkan semakin terstruktur, terintegrasi, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembentukan generasi yang unggul dan berintegritas.





