
Pada Tanggal 17 – 19 Mei 2021 di Yogjakarta, SMK Negeri 1 Singosari ikut terlibat dalam menelaah Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Tracer Study yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan kebudayaan, Riset dan teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Direktorat Kemitraan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri dan diwakili 5 daerah Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa tengah dan Jawa Timur dari Dinas Pendidikan yaitu Kepala Bidang Pembinaan SMK, Ketua Forum BKK, Kepala SMK yang terpilih.
Apa itu tracer study 2021?
Tracer Study 2021. Tracer Study atau yang sering disebut sebagai survei lulusan atau survei “follow up” adalah studi mengenai lulusan lembaga penyelenggara pendidikan vokasi.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan :
- Melakukan penelaahan pedoman pelaksanaan Tracer Study bagi SMK dengan para pihak terkait tugas dan wewenang masingmasing dalam pelaksanaan tracer study bagi SMK.
- Melakukan koordinasi penyempurnaan platform Tracer Study Pendidikan Vokasi bagi SMK dalam hal pengolahan dan penyajian data untuk para pihak terkait.
- Melakukan koordinasi dan penyiapan bahan Sosialisasi Pelaksanaan Tracer Study bagi SMK kepada seluruh Dinas Pendidikan Provinsi dan BBPPMPV/BPPMPV di lingkungan Ditjen Pendidikan Vokasi.
Dan diharapkan hasil Pedoman Pelaksanaan tracer Study bagi SMK dapat disosialisasikan dengan baik agar program Tracer Study SMK dapat berjalan sesuai harapan sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai acuan untuk melihat keterserapan lulusan SMK yang berkelanjutan. Untuk kedepannya Tracer study untuk SMK ini merupakan model pelaksanaan tracer study berkelanjutan yang dalam jangka panjang wajib dilaksanakan setiap tahunnya oleh seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). @Humas_smkn1sgs



