PMR SMKN 1 Singosari Ikuti Olimpiade PMR Online (OPON VI) 2026
m3

Malang, 7 Februari 2026 – Sebanyak tujuh perwakilan peserta didik Palang Merah Remaja (PMR) SMKN 1 Singosari mengikuti ajang Olimpiade PMR Online VI (OPON VI) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti dari Laboratorium Komputer SMKN 1 Singosari dengan penuh semangat dan antusiasme.

Olimpiade PMR Online VI se-Indonesia Tahun 2026 merupakan ajang kompetisi kepalangmerahan berskala nasional yang diselenggarakan oleh PT Prestasi Talenta Indonesia dengan mengusung tema “PMR Kreatif, Indonesia Inspiratif.” Olimpiade ini sebagai wadah pengembangan kompetensi anggota PMR dalam bidang kepalangmerahan, pertolongan pertama, kesehatan remaja, serta pengetahuan umum terkait kemanusiaan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia.

Ketujuh peserta didik SMKN 1 Singosari telah mempersiapkan diri melalui serangkaian pembinaan intensif bersama pembina PMR sekolah. Materi yang dipelajari meliputi prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan, sejarah gerakan Palang Merah, penanganan pertolongan pertama, hingga simulasi soal olimpiade berbasis komputer.

Dalam pelaksanaannya, perlombaan menggunakan sistem gugur (eliminasi) dengan batas minimal nilai pada setiap tingkat. Peserta yang tidak mencapai nilai tersebut dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Sistem ini menuntut ketelitian, pemahaman materi yang kuat, serta konsistensi performa pada setiap sesi.

Tujuh siswi PMR SMKN 1 Singosari menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mampu melewati beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat. Berkat kerja keras dan persiapan intensif bersama pembina, mereka berhasil melaju hingga masuk 30 besar tingkat nasional. Meski langkah mereka terhenti pada tahap tersebut, capaian ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi sekolah.

Ibu Mifta Maryam, S.Pd., selaku Pembina PMR SMKN 1 Singosari menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para siswi dalam kegiatan tersebut. Beliau berharap keikutsertaan dalam OPON VI 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta karakter kepedulian sosial para peserta didik.

Beliau juga menuturkan bahwa keikutsertaan dalam olimpiade ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, ketelitian, dan kesiapan menghadapi tantangan di bidang kepalangmerahan. “Kami berharap hasil terbaik dapat diraih, namun yang terpenting adalah proses belajar dan pengalaman yang mereka peroleh,”.

Melalui partisipasi dalam OPON VI 2026, PMR SMKN 1 Singosari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang kemanusiaan dan kesehatan, sejalan dengan semangat kepedulian serta pengabdian kepada sesama.

Tinggalkan komentar