
Malang 19 Januari 2026 – Upaya penguatan link and match antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi terus dilakukan melalui kolaborasi strategis yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Pembukaan Program Project Based Learning (PBL) Teknik Geomatika yang dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi geospasial. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan (19-31 Januari 2026).

Sebanyak 68 siswa SMKN 1 Singosari Jurusan Teknik Geomatika mengikuti pembukaan program Project Based Learning (PBL) pembuatan peta skala besar di Kampus 2 Institut Teknologi Nasional Malang. Turut hadir juga Kepala SMKN 1 Singosari Bapak Sumariadi, S.Pd., M.M., dan guru pendamping Teknik Geomatika SMKN 1 Singosari.
Acara pembukaan program ini terasa spesial karena dihadiri dan didukung langsung oleh para pimpinan civitas akademika ITN Malang. Wakil Rektor 3 ITN Malang Dr. Hardianto, ST., MT., Dekan FTSP ITN Malang Dr. Debby Budi Susanti, ST., MT., dan Kaprodi Teknik Geodesi S-1 ITN Malang, Dedy Kurnia Sunaryo, ST., MT.

Program PBL dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta melalui keterlibatan aktif dalam proyek-proyek nyata di bidang pemetaan, survei, dan pengolahan data geospasial. Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan teknis, pemecahan masalah, kerja tim, dan komunikasi profesional.

Wakil Rektor 3 ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT., menyambut hangat kehadiran para siswa. “Selamat datang para calon surveyor masa depan. Selama dua minggu kalian akan didampingi langsung oleh mahasiswa Teknik Geodesi ITN. Anggap saja ini simulasi dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar nya. Beliau juga menyampaikan kabar baik bagi para siswa bahwa kerja sama antara ITN dan SMKN 1 Singosari pada penerimaan mahasiswa baru mencakup potongan biaya kuliah khusus bagi alumni yang ingin melanjutkan studi di ITN Malang.

Kepala SMKN 1 Singosari, Bapak Sumariadi, S.Pd., M.M., meyampaikan program Project Based Learning (PBL) adalah agenda wajib bagi kelas XII SMKN 1 Singosari untuk memastikan kompetensi mereka benar-benar teruji sebelum lulus.
“Di Jawa Timur hanya ada tujuh sekolah yang memiliki jurusan Geomatika. Ini jurusan langka dan berkelas. Kami sangat bersyukur di Malang ada perguruan tinggi yang linier seperti ITN Malang. Jadi, anak didik kami tidak perlu jauh-jauh jika ingin menjadi ahli geodesi yang handal. Mereka bisa meneruskan ke Teknik Geodesi ITN Malang,” ujar beliau.
Sinergi antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi model kolaborasi dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era transformasi digital.




