
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang melakukan sosialisasi Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan dan Layanan USC 119 di SMK Negeri 1 Singosari. Kegiatan ini diikuti oleh Peserta didik Ekskul PMR sejumlah 30 siswa dan Bapak/Ibu Guru Normatif Adaptif.

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terkait pertolongan pertama ketika menghadapi kegawatdaruratan di area sekolah ataupun di tempat publik.
Ada beberapa Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yaitu pertolongan pertama pada orang yang tidak sadarkan diri, pertolongan pertama pada orang tersedak dan informasi terkait layanan USC 119 yang menjadi alat komunikasi apabila melihat atau ingin melaporkan kejadian Kegawatdaruratan.

Layanan ini dapat di akses melalui aplikasi PSC 119 yaitu Emergency Botton. Aplikasi ini menjadi penghubung ke instansi kesehatan terdekat untuk memberikan pertolongan berupa sarana Pre-Hospital Care gratis di area Kabupaten Malang bernama mobil Ambulance Public Safety Services (PSC).

Dalam materi pertolongan pertama pada orang yang tidak sadarkan diri atau pingsan. Mengapa pingsan dapat terjadi?
Pingsan terjadi ketika otak kekurangan pasokan darah, sehingga asupan oksigen dan gula darah ke otak juga berkurang. Padahal, keduanya dibutuhkan otak untuk dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, terjadilah penurunan kesadaran untuk sementara waktu. Langkah pertama yang dilakukan adalah :
Cek Kondisi Pernafasan
dengan segera cek pernafasannya dengan memeriksa denyut nadi dan melihat pergerakan dada serta perut serta di nadi karotis (di samping leher)
Mencoba Membangunkan dengan menepuknya, memberikan sedikit guncangan pada tubuhnya, atau memanggilnya dengan kencang.
Segera mulai resusitasi jantung paru (RJP) jika pasien ditemukan dalam keadaan tidak bernafas dengan cara kompresi dada sebanyak 30 kali, dilanjutkan pernapasan buatan sebanyak 2 kali (Jika diperlukan ) dan terus ulangi siklus sampai bantuan medis datang.
Cara Memindahkan Pasien tidak sadarkan diri dengan Scoop Stretcher yaitu :
Membentuk tim dengan 1 leader
Menstabilkan bagian kepala dengan memegang bagian pundak, dan menjepit bagian kepala dengan kedua lengan untuk menjaga tulang leher dan kepala tetap aman.
Memiringkan badan pasien dan mengangkat mengikuti instruksi leader.

Pertolongan pertama pada korban tersedak menggunakan teknik Abdominal Thrusts:
Mengambil posisi berdiri di belakang korban tersedak, kemudian lingkarkan kedua lengan penolong di sekeliling pinggang dengan erat.
Mengepalkan salah satu tangan tepat di atas ulu hati.
Mendorong kepalan tangan ke atas dengan satu hentakan menggunakan tangan satunya.
Lakukan sebanyak lima kali atau ulangi sampai benda asing yang menyumbat bisa keluar dari tenggorokan. dan segera rujuk korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk tindakan lebih lanjut.

Beberapa Pertolongan pertama pada Kegawatdaruratan menjadi upaya efektif menyelamatkan nyawa seseorang, karena pada kondisi yang serius, keadaan tidak sadarkan diri dapat membahayakan jika tidak segera diberikan pertolongan. Semoga sosialisasi ini bermanfaat dan menambah ilmu peserta didik tentang tindakan awal yang harus dilakukan dalam menghadapi kegawatdaruratan di tempat publik.





