
MALANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Malang Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Pada ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 yang digelar di Manila, Filipina, 26–28 Agustus lalu, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang sembilan medali emas. Tiga di antaranya berasal dari SMK di Malang Raya, mengukuhkan Jawa Timur sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan nasional.

Salah satu wakil Kabupaten Malang, Pandu Dewangga Reanata, siswa jurusan Teknik Otomasi Industri SMKN 1 Singosari, sukses meraih Medali Perak pada bidang lomba Industrial Control. Pandu, yang berasal dari Kota Batu, telah meniti prestasi sejak 2023 melalui ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Industrial Control, di mana ia meraih juara 1 mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional.

“Alhamdulillah, saya bisa membawa nama Indonesia di tingkat internasional. Terima kasih kepada PT Denso Indonesia yang telah memberikan kesempatan Training Center (TC) dan menjadikan saya bagian dari keluarga besar salah satu perusahaan terbaik di Indonesia,” ujar Pandu.
Kesuksesan Pandu tidak lepas dari bimbingan guru pembina SMKN 1 Singosari, Rizki Alviansah, S.Pd., beserta tim. Persiapan intensif dilakukan sejak Desember 2024 dengan fokus pada penguasaan keterampilan teknis, peningkatan kondisi fisik, sekaligus penguatan mental agar siap menghadapi kompetisi tingkat ASEAN.

“Siswa kami sempat mengalami kesulitan karena beberapa komponen yang disediakan panitia tergolong baru, sehingga butuh waktu untuk beradaptasi. Namun dengan fokus dan kerja keras, akhirnya kami berhasil meraih medali perak,” ungkap Rizki.
Perjalanan Pandu belum berhenti. Setelah sukses di ASEAN, tantangan berikutnya menanti di ajang WorldSkills Asia 2025 yang akan digelar di Taipei pada November mendatang. Proses seleksi dan persiapan tetap mendapat dukungan penuh dari PT Denso Indonesia.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemampuan, memperbaiki kekurangan, dan belajar dari pengalaman kemarin, agar bisa memberikan hasil yang lebih baik pada tahap berikutnya,” tekad Pandu.
Seluruh keluarga besar SMKN 1 Singosari menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. “Prestasi ini membuktikan bahwa siswa SMK mampu bersaing di tingkat internasional. Kami berharap anak-anak terus bersemangat, menjaga nama baik sekolah, dan memberikan yang terbaik di ajang-ajang berikutnya,” tutup pihak sekolah.



