
Pada tanggal 28 Agustus 2025, SMKN 1 Singosari menerima kunjungan studi banding dari SMKN 3 Atambua. Rombongan ini hadir untuk memperdalam pengetahuan mengenai kurikulum praktik Teknik Sepeda Motor serta bagaimana strategi sekolah dalam mengembangkan trainer pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Sumariadi, S.Pd., M.M., selaku Kepala SMKN 1 Singosari, jajaran wakil kepala sekolah, serta Bapak Ahmad Nurzaki, S.Pd., selaku Kepala Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor. Dalam sambutannya, Bapak Sumariadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMKN 3 Atambua yang menjadikan SMKN 1 Singosari sebagai rujukan. Beliau menekankan bahwa kolaborasi dan berbagi pengalaman antar-SMK sangat penting untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Selama kegiatan, peserta studi banding mendapatkan penjelasan mendalam mengenai struktur kurikulum praktik TSM, mulai dari perencanaan kompetensi, penyusunan modul ajar, hingga tahapan pembelajaran berbasis praktik langsung. Selain itu, Bapak Ahmad Nurzaki memaparkan proses pembuatan trainer sepeda motor, baik dari sisi desain, pemanfaatan komponen, maupun integrasi trainer dalam pembelajaran siswa.

Rombongan dari SMKN 3 Atambua juga diajak untuk melihat langsung hasil karya trainer yang telah dibuat dan digunakan oleh siswa SMKN 1 Singosari dalam kegiatan praktik. Trainer tersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap sistem kerja mesin sepeda motor secara lebih nyata dan aplikatif.

Kunjungan ini menjadi sarana berharga bagi SMKN 3 Atambua untuk mengadopsi praktik baik dari SMKN 1 Singosari, sekaligus memperkaya strategi pembelajaran di bidang Teknik Sepeda Motor. Dengan adanya studi banding ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antar-SMK dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Indonesia.



